Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur di Homestay Wilis, Pemuda Asal Semanggi Blora jadi Tersangka

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FaktaBaru.net, Blora – Satuan Reserse Kriminal Polres Blora resmi menetapkan sekaligus menahan tersangka kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Kasus ini terungkap setelah laporan diterima pihak kepolisian terkait peristiwa di kawasan Kelurahan Tempelan.

Tersangka berinisial SI (22) merupakan warga Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas peristiwa yang terjadi di Homestay Wilis yang berada di Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora pada hari Minggu, 12 Juli 2026 sekira Pukul 08.30 WIB.

Penetapan tersangka tertua dalam Surat Ketetapan Nomor S.Tap.Tsk/55.a/VII/RES.1.24./2026/Reskrim. Dokumen ini diterbitkan pada Kamis, 16 Juli 2026 oleh Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin, SH, MH

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyedikan juga telah diterbitkan dengan nomor SPDP/55/VII/RES.1.24./2026/Reskrim. Dokumen tersebut ditandatangani atas nama Kepala Kepolisian Resor Blora.

Penyidik ​​​​menerbitkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/37/VII/RES.1.24./2026/Reskrim pada tanggal 17 Juli 2026. Tersangka kini ditempatkan di Rumah Tahanan Negara Polres Blora.

Masa kecewanya tersangka berlangsung selama 20 hari. Periode terlewatkan mulai tanggal 17 Juli hingga 5 Agustus 2026 mendatang.

Tersangka terancam jeratan pasal hukum berlapis yang berlaku. Di antaranya Pasal 473 ayat (4) KUHP, Pasal 81 ayat (2) UU Perlindungan Anak, serta Pasal 6 huruf c UU TPKS.

Penyidikan perkara dipimpin tim di bawah koordinasi Kanit Idik I IPDA Suwanto, SH, MH Berkas telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Blora dengan tembusan ke Pengadilan Negeri Blora.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Blora Zainul Arifin saat dimintai keterangan terkait korban yang diduga dibawah umur dan langkah pendampingan anak dibawah umur oleh Polres Blora belum juga memberikan jawaban.

Perlu diketahui, hal serupa sebelumnya pernah terjadi juga ditempat yang sama, yakni persetubuhan dengan anak di bawah umur sebanyak 6 kali dan dilakukan selama 2 hari, tepatnya pada tanggal 30 April 2025, dan 1 Mei 2025. Dan kejadian tersebut berhasil diterjemahkan Polres Blora pada 6 Mei 2025, dengan menetapkan pemuda asal Kabupaten Bojonegoro berinisial AP (20) sebagai tersangka.

Follow WhatsApp Channel olahraga.faktabaru.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumlah Korban Keracunan MBG Bertambah jadi 24 Siswa, SPPG Tutup Dihentikan 20 Hari
Program 100 Hari Kapolri: Pengacara Winda Lorenza Gowasa Minta Kapolri Datang
Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Kenaikan Pangkat
Proyek Dam Parit 123 Juta Retak Meski Baru Selesai Dibangun, Pelaksana Janji Tambal Retakan
Baru Selesai Dibangun, Proyek Dam Parit Senilai Rp123 Juta di Banjarejo Sudah Banyak Retakan
Anggaran Revitalisasi PAUD dan TK di Blora Capai Rp800 Juta Lebih, DPRD Sebut Ironis
Anak Dibawah Umur Terlibat Penusukan Saat Konser Dangdut di Blora
Ombudsman RI Temukan Dugaan “Kluster Mewah” dan Celah Keamanan di Lapas Kelas IIA Cibinong

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Jumlah Korban Keracunan MBG Bertambah jadi 24 Siswa, SPPG Tutup Dihentikan 20 Hari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Program 100 Hari Kapolri: Pengacara Winda Lorenza Gowasa Minta Kapolri Datang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Kenaikan Pangkat

Rabu, 30 September 2026 - 14:10 WIB

Proyek Dam Parit 123 Juta Retak Meski Baru Selesai Dibangun, Pelaksana Janji Tambal Retakan

Selasa, 29 September 2026 - 09:46 WIB

Baru Selesai Dibangun, Proyek Dam Parit Senilai Rp123 Juta di Banjarejo Sudah Banyak Retakan

Berita Terbaru

TNI & POLRI

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Minggu, 4 Okt 2026 - 08:44 WIB