FaktaBaru.net, Blora – Bangunan fisik konservasi air berupa Dam Parit di Dusun Temboro Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, menjadi sorotan lantaran sudah mengalami keretakan meski proyek fisik tersebut baru saja selesai dikerjakan.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan ini merupakan kegiatan Konstruksi Bangunan Konservasi Air dan Antisipasi Anomali Iklim (Dam Parit) dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. Proyek tersebut bersumber dari dana APBN TA 2026 sebesar Rp123.000.000,- dengan pelaksana UPKK Poktan Sidodadi.
Dari pantauan di lapangan, beberapa titik bagian dinding dan lantai struktur beton dam parit sudah tampak mengalami keretakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Sohwan dari Sarpras DP4 (Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan) memberikan apresiasi atas informasi dan masukan yang disampaikan warga. Pihaknya berjanji akan segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan secara langsung.
“Terima kasih informasinya. Besok pagi tim kami akan ke lapangan bersama PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) untuk mencari solusi agar bangunan bisa diperbaiki dengan baik dan dapat berfungsi secara optimal,” ujar Sohwan Selasa (29/9/2026).
Masyarakat setempat berharap langkah perbaikan segera direalisasikan agar fasilitas penampung dan konservasi air pertanian tersebut tidak makin rusak saat memasuki musim penghujan dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani.
Sementara itu, saat diminta jumlah pembangunan Dam Parit yang ada di kabupaten Blora, dirinya belum memberikan penjelasan secara detailnya.
Penulis : Ajanggi















Komentar