Resmi ! BGN Hentikan Operasional 4 SPPG Secara Permanen, Salah Satunya SPPG Sukorejo 2 Blora

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FaktaBaru.net, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan operasional secara permanen terhadap empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan tersebut diambil setelah keempat SPPG dinilai indisipliner dalam pelaksanaan operasional dan tidak memenuhi standar keamanan pangan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kepala BGN.

Pemberhentian operasional permanen ditetapkan berdasarkan rekomendasi Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) dengan mempertimbangkan rekam jejak, riwayat kejadian, serta kemampuan SPPG dalam melakukan perbaikan fundamental terhadap sistem keamanan pangan. Hal ini disampaikan oleh Deputi Tauwas BGN, Ketut Sumedana pada Rabu (23/9).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keempat SPPG yang dihentikan secara permanen terdiri atas :

1. SPPG Karo Berastagi Sempajaya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang dikelola Yayasan Manunggal Kartika Jaya dan melayani 2.997 penerima manfaat, dihentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63515 Tahun 2026.

2. SPPG Blora Tunjungan Sukorejo 2 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang dikelola Yayasan Tirto Mirah Asih dengan 2.614 penerima manfaat, dihentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63516 Tahun 2026.

3. SPPG Bantul Jetis Patalan 2 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dikelola Yayasan Panji Satria Nusantara dengan 2.281 penerima manfaat, dihentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63517 Tahun 2026.

4. SPPG Jayapura Depapre Waiya di Kabupaten Jayapura, Papua, yang dikelola Yayasan Kasih Iman Samuel Papua dengan 2.220 penerima manfaat, dihentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63519 Tahun 2026.

Total sebanyak 10.112 penerima manfaat pada keempat SPPG tersebut akan dialihkan layanannya ke SPPG terdekat yang telah memiliki SLHS dan berkemampuan memadai, sehingga hak penerima manfaat atas program MBG tetap terpenuhi.

Ketut menegaskan bahwa penghentian operasional permanen merupakan langkah yang diterapkan setelah upaya perbaikan tidak menunjukkan hasil yang mampu dalam batas waktu yang telah ditetapkan.

“Pemberhentian operasional permanen merupakan langkah tegas terakhir yang kami ambil setelah SPPG bersangkutan tidak menunjukkan itikad perbaikan yang mampu dalam batas waktu yang ditetapkan, khususnya mengenai riwayat kejadian fatal yang berdampak pada penerima manfaat,” ucap Ketut.

“Kesehatan dan keselamatan anak-anak penerima manfaat adalah prioritas utama, dan kami tidak akan berkompromi terhadap standar keamanan pangan,” tegasnya.

Pemberhentian permanen dapat dilakukan apabila SPPG mengalami kejadian keamanan pangan lebih dari satu kali, telah dikenakan sanksi penghentian operasional sementara lebih dari dua kali, tidak mampu membuktikan penyelesaian perbaikan mendasar pada sistem keamanan pangan, atau tidak memperoleh rekomendasi kelayakan dari instansi terkait.

Ketut menjelaskan, aspek keamanan menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan operasional dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG

“Kami memastikan tidak ada penerima manfaat yang kehilangan haknya atas program MBG akibat penghentian operasional permanen ini. BGN akan memastikan proses pengalihan berjalan lancar, sekaligus terus memperkuat pengawasan lapangan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Ketut.

Penulis : Ajanggi

Follow WhatsApp Channel olahraga.faktabaru.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumlah Korban Keracunan MBG Bertambah jadi 24 Siswa, SPPG Tutup Dihentikan 20 Hari
Program 100 Hari Kapolri: Pengacara Winda Lorenza Gowasa Minta Kapolri Datang
Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara, Berikut Daftarnya
Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Kenaikan Pangkat
Gantikan Listyio Sigit Jadi Kapolri, Total Harta Kekayaan Suyudi Ario Seto Sebesar 5,8 Miliar
Profil Suyudi Ario Seto: Dari Kepala BNN Kini Disetujui Jadi Kapolri
Presiden Prabowo Mendadak Copot Listyo Sigit dari Kapolri, Diganti Kepala BNN
Resmi! DPR RI Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Jumlah Korban Keracunan MBG Bertambah jadi 24 Siswa, SPPG Tutup Dihentikan 20 Hari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Program 100 Hari Kapolri: Pengacara Winda Lorenza Gowasa Minta Kapolri Datang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara, Berikut Daftarnya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Kenaikan Pangkat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Profil Suyudi Ario Seto: Dari Kepala BNN Kini Disetujui Jadi Kapolri

Berita Terbaru

TNI & POLRI

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Minggu, 4 Okt 2026 - 08:44 WIB