FaktaBaru.net, Blora – Bangunan konservasi air berupa Dam Parit di Dusun Temboro, Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, menjadi sorotan setelah ditemukan struktur bangunan yang terlihat ada retakan.
Berdasarkan papan informasi di lokasi, proyek bernilai Rp123.000.000 bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, di bawah Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. Pelaksana pekerjaan adalah UPKK Poktan Sidodadi.
Hasil pantauan di lapangan memperlihatkan sejumlah titik pada dinding maupun lantai struktur beton sudah tampak retak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana UPKK Poktan Sidodadi, Sudarno, menjelaskan dugaan penyebab kerusakan tersebut salah satunya cuaca yang panas.
“Keretakan pengerjaan damparit ini bisa jadi dari faktor cuaca yang sangat panas, sehingga cor mengalami keretakan. Di sisi lain pelaksanaan ini perlu juga perawatan mas, seperti penyiraman cor-coran. Namun di sini juga kekurangan air,” ucapnya, Rabu (30/9/2026).
Ia berkomitmen segera menangani kerusakan tersebut dengan penambalan Dam Parit.
“Saya juga komitmen mas, keretakan kami akan tambal, toh pengerjaan ini sampai akhir Desember. Jika ada kerusakan kita akan perbaiki. Toh ini kepentingan bersama khususnya bagi petani nantinya,” tegasnya.
Sementara itu, Sohwan dari Seksi Sarana Prasarana Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora menyambut baik laporan warga dan berjanji menindaklanjuti.
“Terima kasih informasinya. Besok pagi tim kami akan ke lapangan bersama PPL untuk mencari solusi agar bangunan bisa diperbaiki dengan baik dan dapat berfungsi secara optimal,” ujar Sohwan, Selasa (29/9/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Dam Parit tersebar di beberapa kecamatan di Blora.
“Damparit jumlahnya se-kabupaten ada 10 mas, ada di Banjarejo, Japah, Jepon, Bogorejo, Jiken, Sambong, Cepu,” pungkasnya.
Penulis : Ajanggi















Komentar