Hasil Lab Belum Keluar, Usulan MPPA Blora Perubahan MBG Dikirim ke BGN

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FaktaBaru.net, Blora – Hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus keracunan di SPPG Sukorejo 2, Kecamatan Tunjungan, belum bisa dirilis. Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Blora, Edi Widayat, menjelaskan proses pembiakan bakteri memerlukan waktu dua minggu.

“Pembiakan Bakteri selama 2 minggu, jadi belum keluar hasil laboratoriumnya,” ujar Edi Widayat, Jumat (18/9/2026).

Sambil menunggu hasil pasti, pihaknya telah menindaklanjuti hasil audiensi bersama Masyarakat Peduli Pendidikan dan Anak (MPPA) yang digelar di ruang rapat Kantor Sekretaris Daerah Blora, Rabu (16/9/2026). Seluruh masukan telah dikirimkan ke Badan Gizi Nasional (BGN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil audiensi kemarin sudah dikirimkan ke BGN, hasilnya yaitu tidak menggangu jam sekolah diberikan dirumah, kemudian SOPnya ditegaskan kembali, jika ada kejadian serupa harus diproses secara hukum,” lanjutnya.

Edi juga menyampaikan surat yang dikirimkan ke BGN memuat usulan pengurangan jumlah penerima manfaat di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diambil agar kualitas makanan dapat dipantau dan terjamin lebih ketat.

“Pengurangan jumlah penerima manfaat di SPPG juga ada didalam surat yang dikirimkan di BGN,” tambahnya.

Ketahanan Tubuh Berbeda

Terkait gejala yang muncul berbeda-beda di kalangan siswa, Edi menjelaskan hal itu dipengaruhi ketahanan tubuh masing-masing penerima.

“Keracunan yang dialami itu juga tergantung ketahanan tubuh, ada yang langsung bereaksi langsung muntah, ada yang besok harinya,” pungkasnya

Follow WhatsApp Channel olahraga.faktabaru.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumlah Korban Keracunan MBG Bertambah jadi 24 Siswa, SPPG Tutup Dihentikan 20 Hari
Program 100 Hari Kapolri: Pengacara Winda Lorenza Gowasa Minta Kapolri Datang
Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Kenaikan Pangkat
Proyek Dam Parit 123 Juta Retak Meski Baru Selesai Dibangun, Pelaksana Janji Tambal Retakan
Baru Selesai Dibangun, Proyek Dam Parit Senilai Rp123 Juta di Banjarejo Sudah Banyak Retakan
Anggaran Revitalisasi PAUD dan TK di Blora Capai Rp800 Juta Lebih, DPRD Sebut Ironis
Anak Dibawah Umur Terlibat Penusukan Saat Konser Dangdut di Blora
Ombudsman RI Temukan Dugaan “Kluster Mewah” dan Celah Keamanan di Lapas Kelas IIA Cibinong

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Jumlah Korban Keracunan MBG Bertambah jadi 24 Siswa, SPPG Tutup Dihentikan 20 Hari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Program 100 Hari Kapolri: Pengacara Winda Lorenza Gowasa Minta Kapolri Datang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Kenaikan Pangkat

Rabu, 30 September 2026 - 14:10 WIB

Proyek Dam Parit 123 Juta Retak Meski Baru Selesai Dibangun, Pelaksana Janji Tambal Retakan

Selasa, 29 September 2026 - 09:46 WIB

Baru Selesai Dibangun, Proyek Dam Parit Senilai Rp123 Juta di Banjarejo Sudah Banyak Retakan

Berita Terbaru

TNI & POLRI

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Minggu, 4 Okt 2026 - 08:44 WIB